Sastra Kontemporer
Sastra kontemporer pada
awalnya sangat tidak lazim di Indonesia, sastra yang lebih dominan dengan
karakter klasik bangsa Indonesia dahulu yang mana seni pada saat itu lebih di
dominasi oleh karya-karya pujangga lama yang lebih mengedepankan sisi
konvensionalnya.
Kelahiran sastra kotemporer
merupakan gebrakan awal yang di usung oleh sosok Sutardji CB Sastra kontemporer lahir
karena adanya pergeseran nilai kehidupan dan tatanan dalam masyarakat secara
menyeluruh dan tidak dipengaruhi dengan adanya kebiasaan masyarakat di
sekitarnya. Merupakan suatu karakter
dari sastra kontemporer adalah karya seni yang menunjukan gaya atau pokok yang
digarap, khususnya yang dilaksanakan secara eksperimental. Karya semacam ini menyimpang dari kelaziman yang telah mentradisi.
Tujuannya adalah mencapai
keabsolutan seni.menciptakan tingkat penciptaan yang setinggi - tingginya. Semboyan jelas: '' seni untuk
seni. Mereka tidak peduli apakah
karya semacam itu dapat dipahami oleh lingkungannya atau tidak. Mereka menciptakan demi kemajuan bangsanya.Inilah sebabnya sering
muncul tuduhan bahwa avant garde hanya berkarya untuk para kritikus seni yang
berwibawa saja. Karakteristik sastra kontemporer atau avant garde ini berfokus
kepada seni yang telah mentradisi. Karakteristik avant garde
ini diciptakan oleh para seniman tidak dengan'' eksperiment'' tidak dengan coba
- coba, tidak dengan lempar dadu '. Para seniman pencipta karya sastra kontemporer ini ini bekerja melalui proses penciptaan yang panjang. Melalui pencarian yang panjang dan bertanggung jawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar