Minggu, 20 Mei 2012

Artikel Sastra #4

Sastra Kontemporer


Sastra kontemporer pada awalnya sangat tidak lazim di Indonesia, sastra yang lebih dominan dengan karakter klasik bangsa Indonesia dahulu yang mana seni pada saat itu lebih di dominasi oleh karya-karya pujangga lama yang lebih mengedepankan sisi konvensionalnya.

Kelahiran sastra kotemporer merupakan gebrakan awal yang di usung oleh sosok Sutardji CB Sastra kontemporer lahir karena adanya pergeseran nilai kehidupan dan tatanan dalam masyarakat secara menyeluruh dan tidak dipengaruhi dengan adanya kebiasaan masyarakat di sekitarnya. Merupakan suatu karakter dari sastra kontemporer adalah karya seni yang menunjukan gaya atau pokok yang digarap, khususnya yang dilaksanakan secara eksperimental. Karya semacam ini menyimpang dari kelaziman yang telah mentradisi.
  
Tujuannya adalah mencapai keabsolutan seni.menciptakan tingkat penciptaan yang setinggi - tingginya. Semboyan jelas: '' seni untuk seni. Mereka tidak peduli apakah karya semacam itu dapat dipahami oleh lingkungannya atau tidak. Mereka menciptakan demi kemajuan bangsanya.Inilah sebabnya sering muncul tuduhan bahwa avant garde hanya berkarya untuk para kritikus seni yang berwibawa saja. Karakteristik sastra kontemporer atau avant garde ini berfokus kepada seni yang telah mentradisi. Karakteristik avant garde ini diciptakan oleh para seniman tidak dengan'' eksperiment'' tidak dengan coba - coba, tidak dengan lempar dadu '. Para seniman pencipta karya sastra kontemporer ini ini bekerja melalui proses penciptaan yang panjang. Melalui pencarian yang panjang dan bertanggung jawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar